Apakah Jerawat harus Dipecahkan atau Tidak? Ini Pertimbangannya!

Inginnya bebas mengekspresikan ide cemerlang, tapi justru terganggu oleh kulit berjerawat. Sering muncul di dahi, dagu, dan hidung, kondisi ini bukan hanya menurunkan kepercayaan diri, tapi juga menimbulkan nyeri dan perih.

Gemas dengan bintik merah yang meradang, tak sedikit yang tergoda untuk memencet jerawat. Tapi tahu nggak sih, memencet jerawat sangat tidak disarankan. Mau tahu alasannya? Baca sampai akhir ya. 

1. Pemulihan lebih lama

Tak sedikit yang menganggap memencet jerawat akan membuatnya lebih cepat hilang dari permukaan kulitmu. Padahal yang terjadi justru sebaliknya. Jerawat akan muncul kembali dengan tampilan yang lebih besar dan meradang. 

Menurut situs verywell health, aksi memencet jerawat akan memicu kerusakan bukan hanya di permukaan kulit, tapi hingga lapisan di bawahnya. Kondisi ini biasanya terjadi pada jerawat yang terbentuk jauh di permukaan kulit dan membuatnya sulit untuk diatasi.

2. Berubah menjadi infeksi

Saat memencet jerawat, kamu mendorong kotoran dari pori-pori kulit yang sudah membengkak lebih dalam ke dalam folikel. Akibatnya, dinding folikel yang berfungsi sebagai tempat tumbuhnya setiap helai rambut ke kulit ini pecah dan memicu peradangan yang lebih parah. 

Selain itu, kebiasaan burukmu ini juga bikin area wajah yang terkena jerawat juga lebih rentan terserang bakteri, hasilnya, bukan hanya makin merah, area yang ditumbuhi jerawat juga terasa panas saat disentuh, bahkan mengeluarkan nanah.

3. Meninggalkan bekas luka

Bukan hanya rasa sakit dan kemerahan yang ditimbulkan oleh jerawat, tapi juga meninggalkan bekas jika sering ditekan. Situs Healthline menyebutkan peradangan yang teradi saat memencet jerawat dapat menyebabkan hiperpigmentasi atau perubahan warna dibandingkan kulit wajah sekitarnya. Selain itu, tekanan yang digunakan saat berusaha menghilangkan jerawat juga dapat merusak lapisan kulit dan memicu jaringan parut.

4. Memicu munculnya jerawat baru

Harapannya, memencet jerawat ingin mengeluarkan cairan di dalamnya untuk mengurangi bengkak. Sayangnya, kotoran yang jadi penyebab jerawat juga terdorong masuk ke dalam folikel dan menyebabkan lapisan bawah kulit jadi terinfeksi dan memicu pembentukan jerawat baru tepat di sebelah area kulit yang bermasalah.

Jerawat pecah nyatanya malah timbul masalah. Segera atasi dan cegah penyebab jerawat dengan rangkaian produk perawatan kulit Natur-E untuk jerawat. Bisa digunakan di semua jenis kulit sejak remaja, kandungan vitamin E alami dalam Natur-E Hijau Face Cream terbukti efektif mencegah juga mengatasi jerawat.

Produk skincare untuk remaja ini ampuh melembapkan kulit dengan butiran e-beads berisi vitamin E alami, juga diperkaya minyak biji buah delima yang menutrisi kulit. Tabir surya dalam Natur-E Hijau Face Cream pun melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari. Ditambah lagi, Natur-E Hijau Face Cream dapat berfungsi sebagai moisturizer sebelum mengaplikasikan makeup.

Stop pencet jerawat! Pilihlah produk yang pas untuk jaga kesehatan kulitmu luar dan dalam. Rutin konsumsi Natur-E Hijau Soft Capsule 100 IU untuk cegah beragam masalah kulit, seperti minyak berlebih, jerawat, hingga bekasnya. Jangan terganggu jerawat, yuk rawat kulit sejak dini dengan produk yang aman. Mulai dari yang alami, #Mulaidari100 dengan rangkaian dari Natur-E Hijau.

Baca juga :
triger otp-1

Kode akan dikirim ke nomor berikut:


triger otp-2

Masukkan kode kamu
di sini:


triger otp-3

Kode yang kamu masukkan salah.

Yuk cek lagi!


Yuk, jadi orang pertama yang tau informasi terbaru seputar kulit cantik dan sehat
dengan mengaktifkan notifikasi dari natur-e.co.id


Tidak nanti saja